Wednesday, November 19, 2025

Resensi buku: No More Burnout - Seni Mengelola Waktu Agar Tetap Waras di Tengah Tuntutan Kerja Keras


Penulis: Weda S. Atmanegara 

Penerbit: Caesar Media Pustaka, Klaten, Jawa Tengah 2022

Berat: 230 gram Halaman: 220 halaman

Dimensi: 20 x 13,5 x xx cm

ISBN: 978-6025-964-39-8

Genre: Non-fiksi/Pengembangan Diri & Karir



Buku ini membahas bagaimana mengenali kelelahan mental (burnout) dan mencari cara untuk kembali menemukan keseimbangan hidup. Weda menuliskan pengalaman dan pengamatannya tentang gaya hidup modern yang serba cepat, budaya kerja yang menuntut produktivitas tinggi, serta tekanan sosial yang membuat banyak orang kehilangan arah dan jati diri. 


Pada buku ini menyatakan bahwa BURNOUT tidak sekedar istilah yang menggambarkan sebuah kondisi saat kamu merasakan kelelahan fisik, tapi bisa juga kelelahan mental dan emosional. Tiga hal pemicu burnout antara lain bekerja terlalu keras hingga mengorbankan kehidupan personal dan kesehatan, tidak mendapat apresiasi sehingga mudah frustasi dengan pekerjaan, dan diremehkan sehingga tidak punya lagi motivasi kerja.


Weda S. Atmanegara menyoroti bagaimana tekanan pekerjaan, ekspektasi sosial, dan kebiasaan “harus selalu produktif” membuat seseorang kehilangan motivasi, energi, dan keseimbangan hidup. 


Melalui gaya penulisan yang ringan dan relatable ketika membaca buku ini, penulis menawarkan langkah-langkah sederhana untuk memulihkan diri, seperti mengatur jeda, detoks digital, membuat rutinitas sehat, serta menetapkan batasan yang realistis. 


Weda boleh dikatakan tidak mengulas masalah burnout dari pendekatan psikologi klinis, tapi pembahasan lebih ke reflektif dan motivasional. Ia mengajak pembaca menyadari bahwa burnout bukan sesuatu yang bisa dibiarkan begitu saja. Buku ini mengajak kita untuk lebih sadar diri, menetapkan batasan dan menciptakan hidup yang lebih seimbang tanpa harus mengorbankan kesehatan mental. 


Buku ini cocok untuk karyawan, profesional atau siapapun yang merasa hidupnya “lari terus tanpa berhenti.”


Meskipun terasa beberapa konsep dan tip sudah umum dalam buku self-help, tapi buku ini terasa relevan untuk pekerja urban “yang selalu sibuk”, karena gaya bahasa ringan dan mudah dicerna, serta beberapa bersifat pointer sehingga cepat diserap di tengah jeda keinginan kembali membaca sekaligus mencari solusi meredakan kepenatan. 


Pada akhirnya, buku ini terasa reflektif dan membuat saya mencoba merenungkan sejenak. Mulai dari keputusan akan fokus, memiliki goals yang ingin dicapai, dan tetapkan prioritas. Optimalkan waktu produktif yang kamu miliki dan ambil jeda jika lelah, dan gunakan penuh waktu libur/akhir pekan untuk istirahat. Take care yourself and stay balanced!


Buku ini tersedia di Gramedia, Shopee, dan berbagai toko buku online/offline. Jika ingin beli buku seken-nya dengan kondisi masih mulus maka kunjungi akun toko 2nds_Option di IG dan Carousell. (*)








Sunday, August 31, 2025

Resensi buku: The Visual MBA

Penulis: Jason Barron 

Panjang : 19 cm

Lebar : 13 cm

Tebal :  xx + 248 halaman

Sampul : Soft Cover

ISBN: 978-623-6083-43-7

Penerbit : Rene Book 

Terbit/Cetakan : Cetakan 12, Mei 2024


Mengutip penelitian dari 3M Corporation dan Zabisco, rata-rata orang merespons informasi visual jauh lebih baik dibandingkan dengan teks biasa. Baik Anda membeli produk atau belajar untuk ujian, stimulasi visual dibanding terjemahan teks memungkinkan otak mencerna materi dengan lebih mudah.


Seperti disebutkan International Forum of Visual Practitioners menyebutkan otak manusia memproses ilustrasi 60.000 kali lebih cepat ketimbang teks, dan 90% informasi yang dikirimkan ke otak bersifat visual.


Sehingga, buku tentang The Visual MBA ini memberikan angin segar bagi orang yang tertarik memahami program Master of Business Administration (MBA) secara praktis. Penulis, Jason Barron, menuangkan kumpulan catatan visual semasa kuliah MBA untuk membantu pembaca untuk mempersenjatai diri dengan pengetahuan, keahlian dan pengalaman dalam berbisnis. Senjata ini juga bisa diterapkan pada ragam bidang pekerjaan yang sedang kita tekuni saat ini. 


Dalam buku edisi Bahasa Indonesia sebanyak 248 halaman ini, Jason mengajak pembaca belajar tentang program MBA melalui buku yang penuh warna dan visual, ketimbang teks yang panjang. Sehingga pembaca dapat dengan ringkas memahami poin-poin penting yang diajarkan oleh sekolah bisnis ternama selama dua tahun, seperti: Pemasaran, Akuntansi, Branding, Negosiasi, Manajemen, Strategi dan Keuangan


Buku ini terdiri dari 20 Bab, terdiri dari: 

  1. Kepemimpinan

  2. Laporan Keuangan Perusahaan

  3. Manajemen Kewirausahaan

  4. Akuntansi Manajemen

  5. Pembiayaan Bisnis 

  6. Marketing 

  7. Manajemen Operasional 

  8. Manajemen SDM Strategis

  9. Negosiasi Bisnis 

  10. Strategi

  11. Etika Bisnis 

  12. Keuangan Kewirausahaan

  13. Penilaian dan Pengambilan Keputusan

  14. Pesan General Manager 

  15. Pemikiran Strategis 

  16. Kreativitas dan Inovasi 

  17. Esensi Marketing Start Up 

  18. Kinerja dan Insentif 

  19. Manajemen Global 

  20. Masukkan Secara Bersamaan 


(*)